sudah cek blog sebelah?

Pages

Sabtu, 30 November 2013

Penerima Beasiswa di Indonesia, Paling Banyak Belajar ke Jepang



‘’Dari total beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa Indonesia di seluruh dunia sebanyak 3.760 orang, sekitar 800 orang di antaranya ada di Jepang. Jumlah itu terbesar di antara mahasiswa penerima beasiswa Indonesia di berbagai negara,’’ ujar Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) RI di Jepang Prof.Dr.Ir.Iqbal Djawad, M.Sc. Iqbal Djawad yang dilantik sebagai Atdikbud RI di Jepang 15 Mei 2012 mengatakan, setelah Jepang, negara kedua penerima beasiswa terbesar adalah Australia. Pemerintah Jepang membuka pintu seluas mungkin bagi mahasiswa Indonesia belajar di negaranya, mengingat tenaga-tenaga muda Indonesia diharapkan dapat menguasai teknologi menjelang ASEAN Community tahun 2015. Iqbal Djawad juga menjelaskan, pemerintah Jepang pun memberikan beasiswa Mombusho kepada mahasiswa Indonesia. Saat ini jumlahnya berkisar 600 orang. ‘’Itu termasuk beasiswa antara pemerintah dengan pemerintah dan universitas dengan universitas,’’ kata dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas tersebut.

Universitas Hasanuddin terpilih sebagai tuan rumah Seminar IV SUIJIAgustus 2014. Pemilihan itu ditetapkan setelah berlangsung Seminar Internasional III SUIJI di Kochi University, Jepang yang berakhir Kamis (29/8) petang.  SUIJI beranggotakan tiga universitas di Indonesia (UGM, IPB, Unhas) dan tiga universitas di Jepang (Kochi, Ehime, dan Kagawa University). Keenam perguruan tinggi ini setiap tahun melaksanakan pertemuan bergilir. Pada tahun 2013 di Kochi University, selain berlangsung pertemuan Forum Rektor juga dihelat seminar mahasiswa KKN dari keenam perguruan tinggi anggota SUIJI yang dihadiri 73 mahasiswa (UGM 9 mahasiswa, IPB 14, Unhas 10, Ehime 21, Kagawa 11 dan Kochi 8 mahasiswa). Dalam deklarasi yang ditandangani enam perwakilan universitas, SUIJI sepakat memulai pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Service Learning Program (SLP) sebagai kegiatan Konsorsium SUIJI dalam melaksanakan pembangunan pertanian berkelanjutan (Sustainable Agriculture Development) di bawah memorandum kesepakatan agenda kegiatan SUIJI.

Sementara para mahasiswa KKN keenam perguruan tinggi masing-masing Nako Kobayashi (Ehime University), Kana Tanaka (Kagawa University), Yasuaki Mizaguchi (Kochi University), Mesalia Kriska (UGM), Silvia Sari Busnita (UGM) dan Dwi Ratna Sari (Unhas) membacakan hasil seminar Forum Mahasiswa yang mereka laksanakan. Dalam putusannya, forum sepakat membentuk organisasi kemahasiswaan guna memelihara hubungan dan kerja sama dengan masyarakat lokal. Para mahasiswa berusaha memahami kebutuhan maswyarakat lokaldan melaksanakann diskusi apa yang dapat dikerjakan untuk mereka. Para mahasiswa juga akan membuat akun faceboook untuk menangani informasi yang berkaitan kegiatan dari berbagai mahasiswa anggota SUIJI. Para anggota juga akan mengunjungi wilayah pedesaan secara periodik. Mahasiswa juga akan melaksanakn seminar berkaitan dengan Japan Development Program (JDP) dan Service Learning Program (SLP) sebagai media berbagi informasi dari berbagai mahasiswa.


Alasan Mengapa Orang Jepang Selalu Tepat Waktu


 Menurut Edward Hall seorang ahli Antropologi berkebangsaan Amerika, orang Jepang termasuk dalam kategori Monocronic Time (M-Time). Sebaliknya, jika mengacu pada ciri-ciri Polycronic Time (P-Time), maka orang Indonesia masuk dalam kategori ini. Orang-orang dalam kategori P-Time, bisa mengerjakan lebih dari satu kegiatan dalam satu waktu. Dan lebih mementingkan hubungan kemanusiaannya. Sedangkan orang Jepang yang termasuk dalam kategori M-Time, biasa mengerjakan kegiatan tunggal dalam satu waktu, dikerjakan dengan runtut sesuai tahapan, dengan begitu hasilnya sangat berkualitas tinggi.

Dalam kesehariannya, memang terbukti orang Jepang memandang dengan memberikan nilai tinggi terhadap waktu. Karena itu, mereka tidak pernah meleset, bisa mewujudkan dari apa yang pernah direncanakan. Bagaimana dengan kita yang tergolong dalam kategori P-time itu? Sebagai ilustrasinya, misalnya, kalau janjian dengan seseorang, ditengah perjalanannya bertemu dengan teman lain, waktu bisa “terbuang’  semenit atau dua menit tuk sekedar menyapa. Beda dengan orang Jepang, kegiatan menyapa itu hanya dengan anggukan kecil waktu berpapasan ditambah juga perilaku khas yang ditujukkan pada wajah dan cara jalan, semuanya bisa tertangkap oleh orang lain, kalau orang tersebut itu dalam keadaan punya waktu yang tak banyak. Dan perilaku ketergesaan itu sangat dihargai dan dimaklumi oleh semua orang.


Oleh sebab itu jika sampai terjadi keterlambatan, orang Jepang akan membuat alasan dengan menyalahkan diri sendiri, bukan karena bis atau penyebab lain diluar dirinya. Kembali pada rasa malunya dilihat banyak orang, jika sampai diri sendiri ditegur orang lain, karena keterlambatannya. Karena itu tingkat stress dalam hal mengejar waktu ini tinggi. Bagaimana menurutmu?

Rabu, 27 November 2013

Resume 6

6. Arti Penting Kepemimpinan Dalam Organisasi

pimpin /pim·pin/ v, berpimpin /ber·pim·pin/ v (dl keadaan) dibimbing; dituntun: yg buta datang ~;~ jari berpegangan (bergandengan) tangan: dua sejoli itu turun dr mobil ~ tangan;

memimpin /me·mim·pin/ v 1 mengetuai atau mengepalai (rapat, perkumpulan, dsb): ia diserahi tugas ~ rapat itu; 2 memenangkan paling banyak: Singapura ~ kejuaraan renang pelajar internasional; 3 memegang tangan seseorang sambil berjalan (untuk menuntun, menunjukkan jalan, dsb); membimbing: ia berjalan sambil ~ anaknya; 4 memandu: mualim ~ kapal asing itu masuk ke pelabuhan; 5melatih (mendidik, mengajari, dsb) supaya dapat mengerjakan sendiri: ia ditugasi atasannya untuk ~ para calon pegawai negeri;

terpimpin /ter·pim·pin/ v (dapat) dipimpin; terkendali;

pimpinan /pim·pin·an/ n hasil memimpin; bimbingan; tuntunan: berkat ~ nya, perusahaan itu mendapat kemajuan yg sangat pesat;

pemimpin /pe·mim·pin/ n 1 orang yg memimpin: ia ditunjuk menjadi ~ organisasi itu; 2 petunjuk; buku petunjuk (pedoman): buku ~ montir mobil;~ produksi produser;

kepemimpinan /ke·pe·mim·pin·an/ n perihal pemimpin; cara memimpin: mahasiswa tetap mendukung cara ~ nasional Presiden

================================================

pemimpin disini diartikan sebagai kepala dari suatu organisasi, maju / mundurnya organisasi tersebut dipengaruhi oleh kebijakan yang dibuat dan cara memimpin (mengordinir) rekan - rekan sekerjanya. apabila cara memimpinnya baik dan jiwa kepemimpinannya tinggi, pastilah seseorang bisa memimpin sebuah organisasi dengan baik.

Resume 5

5. Perubahan dan Perkembangan Organisasi

ubah vberubah /ber·u·bah/ v 1 menjadi lain (berbeda) dr semula: wajahnya agak ~ ketika dirasanya sambutanku tidak begitu hangat; dunia rupanya sudah ~ , wanita sekarang berambut pendek; 2 bertukar (beralih, berganti) menjadi sesuatu yg lain: ia bersemadi, lalu badannya ~ menjadi raksasa; paham politik partai itu ~; 3 berganti (tt arah): ~ arahnya;~ akal 1 gila; 2 berganti (pikiran, haluan, arah, dsb); ~ ingatangila; ~ mulut berubah kata-katanya (pendapatnya); mengingkari janji; ~ pendirian berubah pendapat (paham, keyakinan, dsb); ~ pikiranberubah akal; ~ setia tidak patuh lagi;

berubah-ubah /ber·u·bah-u·bah/ v selalu berubah; berkali-kali berubah; tidak tetap: kemauannya ~ dr waktu ke waktu;

mengubah /meng·u·bah/ v 1 menjadikan lain dr semula: timbul niatnya untuk ~ kebiasaan yg buruk itu2 menukar bentuk (warna, rupa, dsb): operasi telah ~ hidungnya yg pesek menjadi agak mancung;; 3 mengatur kembali: ~ susunan kalimat;~ kata mengingkari janji;

mengubahkan /meng·u·bah·kan/ v 1 mengubah untuk orang lain: ia ~ baju adiknya; 2 menyebabkan berubah;

terubah /ter·u·bah/ v sudah diubah; dapat diubah;

ubahan /ubah·an/ n 1 sesuatu yg sudah berubah atau sudah diubah; sesuatu yg berlainan dng yg semula; 2 hasil mengubah: ini adalah ~ adikku;

peubah /pe·u·bah/ n Stat 1 simbol yg digunakan untuk menyatakan unsur yg tidak tentu dl suatu himpunan; 2 besaran yg bervariasi atau besaran yg dapat mengambil salah satu dr suatu himpunan nilai tertentu (dl matematika); variabelperubah /per·u·bah/ n Mat simbol yg digunakan untuk menyatakan unsur yg tidak tentu dl suatu himpunan; peubah;

perubahan /per·u·bah·an/ n 1 hal (keadaan) berubah; peralihan; pertukaran: rupanya ~ cuaca masih sulit diperhitungkan; 2 Manperbaikan aktiva tetap yg tidak menambah jumlah jasanya;~ iklim peralihan cuaca yg mencolok yg terjadi di antara dua periode tertentu dr suatu wilayah iklim; ~ sosial perubahan pd berbagai lembaga kemasyarakatan, yg mempengaruhi sistem sosial masyarakat, termasuk nilai-nilai, sikap, pola, perilaku di antara kelompok dl masyarakat; ~ tipe Met perubahan cuaca dr satu tipe ke tipe lain, sering terjadi secara mendadak;

memperubahkan (dng) /mem·per·u·bah·kan (dng)/ v memperlainkan (dr); memperbedakan (dr): ia ~ anak ini dng anak lainnya;

pengubah /peng·u·bah/ n orang atau sesuatu yg mengubah;

pengubahan /peng·u·bah·an/ n proses, cara, perbuatan mengubah: ~ susunan kalimat itu dilakukan berkali-kali

pengembangan /pe·ngem·bang·an/ n proses, cara, perbuatan mengembangkan: pemerintah selalu berusaha dl ~ pembangunan secara bertahap dan teratur yg menjurus ke sasaran yg dikehendaki;~ bahasa upaya meningkatkan mutu bahasa agar dapat dipakai untuk berbagai keperluan dl kehidupan masyarakat modern; ~ masyarakat proses kegiatan bersama yg dilakukan oleh penghuni suatu daerah untuk memenuhi kebutuhannya

==========================================

devinisi diatas diambil dari KBBI.
setiap perkumpulan atau dalam hal ini organisasi, pasti memiliki target yang ingin diraih, seiring perkembangan waktu tentu ada perubahan yang dihasilkan. positif atau negatif perubahan itu tergantung bagaimana peranan setiap anggota organisasi tersebut. dan perkembangan yang terjadi harus di-record untuk analisis kedepannya yang sudah pasti sangat berguna untuk kemajuan organisasi tersebut.

Resume 4

4. Komunikasi Dalam Organisasi

komunikasi /ko·mu·ni·ka·si/ n 1 pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yg dimaksud dapat dipahami; hubungan; kontak; 2 perhubungan;
-- dua arah komunikasi yg komunikan dan komunikatornya dl satu saat bergantian memberikan informasi;
-- formal komunikasi yg memperhitungkan tingkat ketepatan, keringkasan, dan kecepatan komunikasi;
-- massa Kom penyebaran informasi yg dilakukan oleh suatu kelompok sosial tertentu kpd pendengar atau khalayak yg heterogen serta tersebar di mana-mana;
-- sosial komunikasi antarkelompok sosial dl masyarakat;

berkomunikasi /ber·ko·mu·ni·ka·si/ v mengadakan komunikasi; berhubungan;

mengomunikasikan /me·ngo·mu·ni·ka·si·kan/ v mengirim lewat saluran komunikasi; menyebarkan melalui saluran komunikasi:seorang manajer wajib ~ peraturan perusahaan kpd seluruh karyawan

===============================================

Komunikasi menurut KBBI.
namanya berorganisasi, pasti ada komunikasi didalamnya, baik mengenai informasi yang berguna bagi perkembangan organisasi tersebut atau komunikasi non-formal antar anggota organisasi, mungkin juga ada jenis komunikasi lainnya seperti komunikasi satu organisasi dengan organisasi lainnya.
    Komunikasi adalah hal yang sangat vital dan tidak bisa dilepaskan dari organisasi itu sendiri, dan sudah tentu komunikasi harus dijaga agar tidak terjadi kesalahpahaman / salah penerimaan informasi antara pihak yang menerima maupun memberi informasi tadi.

Resume 3

3. Proses Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Dalam Suatu Organisasi

proses /pro·ses/ /prosés/ n 1 runtunan perubahan (peristiwa) dl perkembangan sesuatu: -- kemajuan sosial berjalan terus; -- kimia, reaksi kimia; -- penyakit2 rangkaian tindakan, pembuatan, atau pengolahan yg menghasilkan produk; 3 perkara dl pengadilan: sedang dl -- pengadilan;
-- adiabatik Fis proses yg terjadi pd suatu sistem apabila selama berlangsungnya proses tidak ada panas (kalor) yg masuk atau keluar;
-- bahasa Ling alat, bahan, dan prosedur yg dipakai manusia untuk menghasilkan bahasa;
-- belajar tingkat dan fase yg dilalui anak atau sasaran didik dl mempelajari sesuatu;
-- peradilan proses menyelesaikan pertentangan pendapat melalui tuntutan hukum;
-- sosial proses pengaruh timbal balik antara pelbagai bidang kehidupan;
-- verbal berita acara (laporan mengenai suatu perkara, yaitu waktu terjadinya, tempat terjadinya, keterangan, dan petunjuk lain);

berproses /ber·pro·ses/ v mengalami (mempunyai) proses: pengawasan dng mekanisme komputer bisa ~ cepat dl mengetahui segala angka (data);

memproses /mem·pro·ses/ v menyediakan (membuat, menyempurnakan, dsb) barang melalui berbagai proses: dl ~ perkara, barang-barang bukti harus dijaga baik-baik jangan sampai hilang dan rusak;

pemroses /pem·ro·ses/ n 1 yg memproses; 2 alat untuk memproses;

pemrosesan /pem·ro·ses·an/ n 1 proses, cara, perbuatan memproses; 2 tindakan memproses (dl pengadilan): penangkapan ikan telah maju dng pesat berkat adanya perbaikan dl cara penangkapan, ~ , dan pengangkatan

=================================================

ada banyak cara untuk mencapai suatu tujuan dalam lingkup kerja organisasi, dan untuk mencapai cara tersebut dibutuhkan proses seperti analisa cara yang efektif dan efisien, proses komunikasi, dan beberapa proses lainnya yang bertujuan agar sang penggerak organisasi tidak terkesan "asal menjalankan" sehingga apa yang ia lakukan tidak terkonsep dan bisa saja malah membawa organisasi tersebut kedalam masalah didepan sana.

informasi, pengalaman, dan insting memiliki peranan dalam hal ini disamping kerjasama antar anggota organisasi tersebut.

Resume 2

2. Konflik Dalam Organisasi

konflik /kon·flik/ n 1 percekcokan; perselisihan; pertentangan; 2 Sas ketegangan atau pertentangan di dl cerita rekaan atau drama (pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dl diri satu tokoh, pertentangan antara dua tokoh, dsb);
-- batin konflik yg disebabkan oleh adanya dua gagasan atau lebih atau keinginan yg saling bertentangan untuk menguasai diri sehingga mempengaruhi tingkah laku;
-- kebudayaan Antr persaingan antara dua masyarakat sosial yg mempunyai kebudayaan hampir sama;
-- sosial pertentangan antaranggota masyarakat yg bersifat menyeluruh dl kehidupan

==============================================

diatas adalah pengertian konflik yang diambil dari KBBI.
didalam organisasi terdapat lebih dari 1 kepala yang artinya lebih dari 1 pendapat ada disana, seringkali pendapat yang ada berbeda satu dengan lainnya, sehingga konflik pun rawan terjadi, tetapi konflik tidak melulu berarti negatif, karena dengan konflik (yang bisa diatasi dengan kepala dingin) akan menghasilkan 1 pendapat dari banyak pendapat, dan biasanya hasil ini akan sangat memuaskan karena banyak ide yang tertuang didalamnya dan tidak hanya dimonopoli oleh individu tertentu.